Pawai Rimpu Mantika 2026 Semarak, Kapolres hingga RSAD Ikut Turun ke Jalan

 


#KOTA BIMA — Perayaan HUT Kota Bima ke-24 tak sekadar seremoni. Ribuan warga tumpah ruah dalam Pawai Rimpu Mantika 2026, Sabtu (25/4/2026), menjadikan jalan protokol kota dipenuhi warna-warni budaya khas Bima yang kian hidup.

Kapolres Bima Kabupaten, AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar, tampak ikut membaur bersama peserta. Mengenakan sarung tenun khas Bima lengkap dengan penutup kepala adat, ia berjalan bersama jajaran Polres di tengah arus masyarakat.

“Saya sangat mengagumi budaya rimpu yang dimiliki oleh daerah Kabupaten Bima dan Kota Bima,” ujarnya melalui keterangan humas, Sabtu (25/4/2026).

Menurutnya, rimpu bukan sekadar busana tradisional, melainkan identitas yang telah bertahan sejak masuknya Islam di tanah Bima. Ia menegaskan pentingnya menjaga nilai tersebut di tengah arus modernisasi.

“Ini bukan hanya budaya, tapi juga bentuk menjaga kehormatan dan nilai-nilai lokal,” tambahnya.

Tak hanya unsur kepolisian, partisipasi lintas sektor juga terlihat kuat. Rumah Sakit Angkatan Darat (RSAD) TK IV Sultan Abdul Kahir Bima ikut ambil bagian dalam pawai. Tenaga medis dan pegawai rumah sakit tampil kompak mengenakan rimpu dan balutan kain khas Bima.

Kehadiran mereka bukan sekadar simbolik. Di tengah lautan peserta yang diperkirakan mencapai puluhan ribu orang, keikutsertaan RSAD menunjukkan bahwa pelestarian budaya adalah tanggung jawab bersama.

“Partisipasi ini menjadi wujud nyata bahwa dunia kesehatan juga memiliki peran dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal,” demikian keterangan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Pawai dimulai dari Paruga Nae dan berakhir di Lapangan Serasuba. Sepanjang rute, masyarakat dari berbagai kalangan—mulai dari pelajar, instansi pemerintah, TNI/Polri hingga komunitas—berbaur dalam satu barisan kebersamaan.

Momentum ini menegaskan satu hal: rimpu bukan hanya warisan, tapi juga kekuatan sosial yang menyatukan.

“Mari kita lestarikan dan kenalkan budaya lokal. Ini bukan hanya milik Bima, tapi juga kekayaan Indonesia,” tegas Kapolres.

Di tengah semarak itu, satu pesan mengemuka—budaya akan tetap hidup, selama masyarakatnya memilih untuk menjaga, bukan sekadar merayakan. (#RED/AI/Mawardy)


📷: Dok. Metromini Media/AI

#MetrominiMedia

#BeraniLugas

#RimpuMantika2026

#HUTKotaBima24

#BudayaBima

#NTB

Related

Pawai Rimpu 5664349205373388596

Posting Komentar

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.

emo-but-icon

IKLAN STIE BIMA

 


FANSPAGE METROMINI

METROMINI VIDEO



Arsip Blog

Ikuti Tweet Metromini

item