Dugaan Jual Beli Ijazah dan Pungli KIP, LMND Bima Desak LLDIKTI Turun Tangan
#BIMA — Ketua Eksekutif Kabupaten Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Bima, Ady Sofian, melontarkan kritik keras terhadap dugaan praktik jual beli ijazah dan pungutan liar (pungli) dana KIP Kuliah di STKIP Harapan Bima.
Ia menilai praktik tersebut bukan sekadar pelanggaran administratif, tetapi sudah mencederai marwah pendidikan tinggi.
“Dalam lima tahun terakhir, kami menemukan indikasi banyak lulusan yang diwisuda tanpa pernah mengikuti proses belajar mengajar secara layak. Ada dugaan kuat, cukup dengan membayar puluhan juta rupiah, seseorang bisa langsung diwisuda,” tegas Ady dalam keterangannya, Sabtu (25/4/2026).
Menurutnya, jika dugaan ini benar, maka praktik tersebut berpotensi masuk dalam ranah pidana.
“Ini bukan lagi soal etika akademik, tapi sudah masuk ke kejahatan pendidikan. Kredibilitas kampus dipertaruhkan,” lanjutnya.
Tak hanya itu, LMND juga menyoroti dugaan pemotongan dana bantuan KIP Kuliah yang seharusnya diterima penuh oleh mahasiswa. Sejumlah penerima bantuan disebut hanya menerima sebagian kecil dari hak mereka.
“Mahasiswa penerima KIP mengaku hanya menerima sekitar Rp1,8 juta dari total Rp4,8 juta. Sisanya diduga dipotong oleh pihak kampus. Ini sangat keterlaluan dan bertentangan dengan tujuan pemerintah dalam membuka akses pendidikan,” ujar Ady.
Ia menilai praktik tersebut sebagai bentuk korupsi terselubung di lingkungan pendidikan.
“Dana bantuan untuk rakyat justru dijadikan ladang keuntungan. Ini harus dihentikan,” katanya.
Atas dasar itu, EK LMND Kabupaten Bima secara tegas mendesak Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VIII untuk segera mengambil tindakan.
“Kami mendesak LL DIKTI Wilayah VIII untuk segera memanggil dan memeriksa pihak STKIP Harapan Bima. Jangan ada pembiaran terhadap praktik yang merusak masa depan pendidikan di daerah ini,” tutupnya.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak STKIP Harapan Bima masih dimintai tanggapannya dan belum memberikan klarifikasi resmi terkait berbagai tudingan yang beredar.
Publik kini menanti penjelasan dari pihak kampus serta langkah konkret dari otoritas pendidikan untuk memastikan transparansi dan keadilan bagi mahasiswa. (#RED/AI/Mawardy)
📷: Dok. Metromini Media/AI
#MetrominiMedia
#BeraniDanLugas
#Bima
#Pendidikan
#KIPKuliah
#LMND
#StopPungli
#StopJualBeliIjazah




Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.