Belanja Pegawai Tertinggi di NTB, Kota Bima Jadi Sorotan
#KOTA BIMA — Data Kementerian Dalam Negeri RI menempatkan Kota Bima sebagai daerah dengan persentase belanja pegawai tertinggi di Nusa Tenggara Barat (NTB). Angka tersebut mencapai 58,28 persen dari total APBD, jauh di atas rata-rata sejumlah daerah lain.
Temuan ini memantik perhatian, terutama di tengah dorongan nasional agar pemerintah daerah menekan belanja pegawai dan mengarahkan anggaran ke sektor produktif seperti infrastruktur dan pelayanan publik.
“Angka ini menunjukkan struktur belanja kita masih didominasi oleh kebutuhan aparatur. Ini jadi catatan penting untuk evaluasi ke depan,” ujar salah satu sumber yang memahami data tersebut, Sabtu, 25 April 2026.
Sebagai perbandingan, Kabupaten Lombok Barat justru mencatat belanja pegawai terendah di NTB, yakni 34,23 persen. Bahkan, daerah tersebut mampu mengalihkan anggaran ke belanja infrastruktur hingga menjadi yang tertinggi di provinsi.
Kondisi Kota Bima ini dinilai perlu penataan ulang kebijakan fiskal agar lebih seimbang.
Belanja pegawai yang tinggi berpotensi membatasi ruang fiskal untuk pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Harus ada keberanian melakukan efisiensi. Jika tidak, ruang pembangunan akan terus tergerus oleh belanja rutin,” tegas seorang pengamat kebijakan publik.
Di sisi lain, pemerintah daerah didorong untuk mulai mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta menekan kebocoran anggaran melalui sistem yang lebih transparan dan berbasis digital.
“Bukan hanya soal memangkas, tapi bagaimana mengelola anggaran agar lebih efektif dan tepat sasaran,” tambahnya.
Dengan posisi sebagai daerah dengan belanja pegawai tertinggi, Kota Bima kini dihadapkan pada tantangan besar: menyeimbangkan kebutuhan birokrasi dengan tuntutan pembangunan yang lebih progresif. (#RED/AI/Mawardy)
#SUMBER: RRI.CO.ID
📷: Dok. Metromini Media/AI
#MetrominiMedia #BeraniDanLugas #KotaBima #APBD #BelanjaPegawai #NTB #Kemendagri #AnggaranDaerah




Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.