Administrasi Dikpora Kota Bima Disorot, Surat Teguran Dinilai Bermasalah

KOTA BIMA – Tata kelola administrasi di lingkungan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Bima menjadi sorotan publik setelah beredar sejumlah surat teguran yang dinilai memiliki kekeliruan dalam tata naskah administrasi.

Dalam dokumen yang beredar, nama pejabat yang disebut sebagai pihak yang memberikan teguran tercantum dalam isi surat. Namun, pada bagian pengesahan dan tanda tangan justru langsung ditandatangani oleh Kepala Dikpora Kota Bima. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai mekanisme pembuatan surat, alur pertanggungjawaban, serta ketelitian bagian administrasi dalam penyusunan dokumen resmi pemerintahan.

Sejumlah pihak menilai, dalam organisasi pemerintahan yang telah memiliki sistem birokrasi dan standar tata naskah dinas, setiap surat harus disusun dengan cermat, termasuk kesesuaian antara pihak yang menerbitkan, pihak yang bertanggung jawab, serta pejabat yang membubuhkan tanda tangan.

“Apakah sudah tepat pengelolaan dunia pendidikan diserahkan kepada pihak yang dalam urusan administrasi surat menyurat saja masih menimbulkan persoalan?” demikian salah satu kritik yang muncul terhadap persoalan tersebut, Jumat (19/06/2026).

Menanggapi kritik tersebut, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dikpora Kota Bima, Ahmad Yani, menyampaikan apresiasi atas masukan yang diberikan dan mengakui bahwa dokumen tersebut akan dilakukan perbaikan oleh bagian sekretariat.

“Terima kasih masukannya dan segera diperbaiki oleh bagian sekretariat,” ujar Yani, Jumat, 19 Juni 2026.

Persoalan ini menjadi pengingat bahwa ketelitian administrasi bukan sekadar urusan teknis, melainkan bagian dari profesionalisme birokrasi. Dunia pendidikan yang menjadi fondasi pembentukan sumber daya manusia semestinya ditopang oleh tata kelola administrasi yang tertib, akuntabel, dan sesuai dengan aturan yang berlaku. (RED)


Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url